KARYA TULIS
“SISTEM OPERASI ANDROID”
Diajukan untuk memenuhi salah satu Tugas
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Disusun Oleh:
Nama : Feri Nurmansyah
NIS :
121307127
Kelas :
IX-G
Sekolah Menengah Pertama Negeri I Ciawi
Tasikmalaya
Jl. Raya Malangbong No.10 Tlp. (0265)
455114 Ciawi Tasikmalaya
2014 / 2015
Lembar Pengesahan
Mengetahui
Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Tini
Sumartini S.Pd
NIP.
196903071995.12.2001
Kata Pengantar
Segala puji bagi Allah yang
telah memberikan kami kemudahan sehingga dapat menyelesaikan Karya Tulis ini.
Tanpa pertolongan-Nya mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikannya
dengan baik. Shalawat dan salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda
tercinta kita yakni Nabi Muhammad SAW.
Karya Tulis ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang "Android", yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini disusun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Semoga makalah ini dapat
memberikan pengetahuan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini
memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun membutuhkan kritik dan saran dari
pembaca yang membangun. Terima kasih.
Tasikmalaya, 08 Februari 2015
Penyusun
DAFTAR ISI
Lembar Pengesahan............................................................................................................. ... i
Kata Pengantar ..................................................................................................................... .. ii
Daftar Isi .. iii
BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Masalah .. 1
1.2 Rumusan Masalah ........................................................................................... .. 1
1.3 Tujuan ................................................................................................................ .. 1
BAB II Pembahasan
2.1 Pengertian Android ........................................................................................... .. 2
2.2 Sejarah Android ................................................................................................ .. 2
2.3 Fitur Android ........................................................................................................ .. 3
2.4 Persyaratan Perangkat Keras Android ............................................................ .. 6
2.5 Macam – Macam / Versi Android ...................................................................... .. 6
2.6 Istilah pada Android ........................................................................................... 10
2.7 Definisi “Root” pada Android ............................................................................. 11
2.8 Kelebihan dan Kekurangan Android ................................................................. 12
BAB III Penutup
3.1 Kesimpulan
13
3.2 Saran
13
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pada era globalisasi ini, komputerisasi informasi
telah berkembang dengan pesat. Terdapat sistem operasi yang berkembang antara
lain mobile phone dan smartphone. Smartphone sebagai produk mobile phone dewasa ini lebih berkembang dan lebih
diminati penggunaannya oleh masyarakat karena beragam fitur dapat ditampilkan
untuk memenuhi kebutuhan dan daya tarik tersendiri bagi masyarakat
penggunannya. Jenis-jenis sistem operasismartphone diantarannya Windows mobile, Blackberry,
Android, Sysmbian, Iphone, dan sebagainya. Sistem operasiAndroid merupakan salah satu sistem operasi
yang dewasa ini tengah berkembang di masyarakat. Terdapat keunggulan dari
sistem operasi ini antara lain sistem operasinya dapat diubah sesuai dengan
keinginan kita sendiri, banyaknya aplikasi komputer yang sudah tersedia untuk smartphone android.
1.2 Rumusan Masalah
·
Bagaimanakah
sejarah sistem operasi Android?
·
Bagaimana
perkembangan sistem operasi Android saat ini?
·
Apa
kelebihan sistem operasi Android dibandingkan dengan sistem operasi lainnya?
1.3 Tujuan
·
Untuk
mengetahui tentang sistem operasi Android
·
Untuk
mengetahui macam / versi dari sistem operasi Android
·
Untuk
menetahui kelebihan dan kekurangan sistem operasi Android
·
Untuk
mengetahui fitur pada sistem operasi Android
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Android
Android ( /ˈæn.drɔɪd/; an-droyd) adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android awalnya dikembangkan oleh Android,
Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara
resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang
bertujuan untuk memajukan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel Android pertama mulai dijual pada bulan
Oktober 2008.
2.2 Sejarah Android
Android Inc, adalah sebuah
perusahaan software kecil yang didirikan pada bulan Oktober
2003 di Palo Alto, California, USA. Didirikan oleh beberapa senior di beberapa
perusahaan yang berbasis IT & Communication; Andy Rubin, Rich
Miner, Nick Sears dan Chris White. Menurut Rubin, Android Inc didirikan
untuk mewujudkan mobile device yang lebih peka terhadap lokasi
dan preferensi pemilik. Dengan kata lain, Android Inc, ingin
mewujudkan mobile device yang lebih mengerti pemiliknya.
Sejarah Android dimulai dari sini.
Konsep yang dimiliki Android Inc,
ternyata menggugah minat raksasa Google untuk memilikinya.
Pada bulan Agustus 2005, akhirnya Android Inc diakuisisi
oleh Google Inc. Seluruh sahamnya dibeli oleh Google.
Nilai pembelian Android Inc ini oleh google tidak ada release pastinya.
Tetapi banyak yang memperkirakan nilai pembelian Android Inc olehGoogle adalah
sebesar USD 50 juta. Saat itu banyak yang berspekulasi, bahwa
akuisisi ini adalah langkah awal yang dilakukan Google untuk
masuk ke pasar mobile phone.
Awal Perkembangan Android Sekitar
September 2007 sebuah studio melaporkan bahwa Google mengjulan
hak paten aplikasi telepon seluler akhirnya Google mengenalkan Nexus
One, salah satu jenis telepon pintar muncul yang menggunakan Android pada
sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan
sudah tersedia di pasaran pada tanggal 5 Januari 2010). Pada bulan nopember
2007, terbentuklan Open Handset Allianceyang merupakan konsorsium
dari beberapa perusahaan : Broadcom Corporation, Google, HTC, Intel,
LG, Marvell Technology Group, Motorola, Nvidia, Qualcomm, Samsung Electronics,
Sprint Nextel, T-Mobile dan Texas Instruments. Mereka sepakat untuk
membuat open standart bagi mobile phone. Pada 9
Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program Computer
Android ARM Holdings, Atheros Comunications, diproduksi oleh Asustek
Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone
Group Plc. Seiring pembentukan Open Hanset Alliance, OHA mengumumkan
produk perdana mereka, Android, perangkat mobile yang
merupakan modifikasi kernel Linux 2.6.
Telepon seluler atau HP pertama yang
memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream,
yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2008. pada penghujung tahun 2009
diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdaapat 18 jenis telepon seluler
yang menggunakan Android. Sampai sekarang Android kira
– kira sudah mengeluarkan 12 versi.
2.3 Fitur Android
·
Antarmuka
Antarmuka pengguna pada Android didasarkan pada manipulasi langsung, menggunakan
masukan sentuh yang serupa dengan tindakan di dunia nyata, misalnya menggesek (swiping),
mengetuk (tapping), dan mencubit (pinching), untuk memanipulasi
obyek di layar. Masukan pengguna
direspon dengan cepat dan juga tersedia antarmuka sentuh layaknya permukaan
air, seringkali menggunakan kemampuan getaran perangkat untuk memberikan umpan balik haptik kepada pengguna. Perangkat keras internal seperti akselerometer,giroskop, dan sensor proksimitas digunakan oleh beberapa aplikasi untuk merespon
tindakan pengguna, misalnya untuk menyesuaikan posisi layar dari potret ke
lanskap, tergantung pada bagaimana perangkat diposisikan, atau memungkinkan
pengguna untuk mengarahkan kendaraan saat bermain balapan dengan memutar
perangkat sebagai simulasi kendali setir.
Ketika dihidupkan, perangkat Android akan
memuat pada layar depan (homescreen), yakni navigasi utama dan pusat
informasi pada perangkat, serupa dengan desktop pada komputer
pribadi. Layar depan Android biasanya terdiri dari ikon aplikasi dan widget; ikon aplikasi berfungsi untuk menjalankan
aplikasi terkait, sedangkan widget menampilkan konten secara langsung dan
terbarui otomatis, misalnya prakiraan cuaca, kotak masuk surel pengguna, atau menampilkan tiker berita secara langsung dari layar
depan. Layar depan bisa terdiri dari beberapa halaman, pengguna dapat menggeser
bolak balik antara satu halaman ke halaman lainnya, yang memungkinkan pengguna
Android untuk mengatur tampilan perangkat sesuai dengan selera mereka. Beberapa
aplikasi pihak ketiga yang tersedia di Google Play dan di toko aplikasi lainnya secara ekstensif mampu mengatur kembali
tema layar depan Android, dan bahkan bisa meniru tampilan sistem operasi lain,
misalnya Windows Phone. Kebanyakan produsen telepon seluler dan operator nirkabel
menyesuaikan tampilan perangkat Android buatan mereka untuk membedakannya dari
pesaing mereka.
Di bagian atas layar terdapat status bar, yang menampilkan informasi
tentang perangkat dan konektivitasnya. Status bar ini bisa "ditarik"
ke bawah untuk membuka layar notifikasi yang menampilkan informasi penting atau
pembaruan aplikasi, misalnya surel diterima atau SMS masuk, dengan cara tidak
mengganggu kegiatan pengguna pada perangkat. Pada versi awal Android,
layar notifikasi ini bisa digunakan untuk membuka aplikasi yang relevan, namun
setelah diperbarui, fungsi ini semakin disempurnakan, misalnya kemampuan untuk
memanggil kembali nomor telepon dari notifikasi panggilan tak terjawab tanpa
harus membuka aplikasi utama. Notifikasi ini akan tetap ada sampai
pengguna melihatnya, atau dihapus dan di nonaktifkan oleh pengguna.
·
Aplikasi
Android memungkinkan penggunanya
untuk memasang aplikasi pihak ketiga, baik yang diperoleh dari toko aplikasi
seperti Google Play, Amazon Appstore, ataupun dengan mengunduh dan memasang
berkas APK dari situs pihak ketiga. Di Google Play, pengguna bisa
menjelajah, mengunduh, dan memperbarui aplikasi yang diterbitkan oleh Google
dan pengembang pihak ketiga, sesuai dengan persyaratan kompatibilitas Google. Google Play akan menyaring
daftar aplikasi yang tersedia berdasarkan kompatibilitasnya dengan perangkat
pengguna, dan pengembang dapat membatasi aplikasi ciptaan mereka bagi operator
atau negara tertentu untuk alasan bisnis. Pembelian aplikasi yang tidak
sesuai dengan keinginan pengguna dapat dikembalikan dalam waktu 15 menit
setelah pengunduhan. Beberapa operator seluler juga menawarkan tagihan langsung
untuk pembelian aplikasi di Google Play dengan cara menambahkan harga pembelian
aplikasi pada tagihan bulanan pengguna. Pada bulan September 2012, ada
lebih dari 675.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan perkiraan jumlah
aplikasi yang diunduh dari Play Store adalah 25 miliar.
·
Pengelolaan memori
Karena perangkat Android
umumnya bertenaga baterai, Android dirancang untuk mengelola memori (RAM) guna menjaga konsumsi daya
minimal, berbeda dengan sistem operasi desktop yang bisa terhubung pada sumber
daya listrik tak terbatas. Ketika sebuah aplikasi Android tidak lagi
digunakan, sistem secara otomatis akan menangguhkannya (suspend) dalam
memori – secara teknis aplikasi tersebut masih "terbuka", namun
dengan ditangguhkan, aplikasi tidak akan mengkonsumsi sumber daya (misalnya
daya baterai atau daya pemrosesan), dan akan "diam" di latar belakang
hingga aplikasi tersebut digunakan kembali. Cara ini memiliki manfaat ganda,
tidak hanya meningkatkan respon perangkat Android karena aplikasi tidak perlu
ditutup dan dibuka kembali dari awal setiap saat, tetapi juga memastikan bahwa
aplikasi yang berjalan di latar belakang tidak menghabiskan daya secara
sia-sia.
2.4 Persyaratan Perangkat Keras Android
Hingga November
2013, versi terbaru Android membutuhkan setidaknya 512 MB RAM, prosesor ARMv7 32-bit, arsitektur MIPS,
atau x86, serta unit pemroses grafis (GPU) kompatibel OpenGL ES 2.0.
Platform perangkat keras utama pada Android adalah arsitektur
ARM. Ada juga dukungan untuk x86 dari proyek Android-x86, dan Google TV menggunakan versi x86 khusus Android. Pada tahun 2013, Freescale mengumumkan melibatkan Android dalam prosesor i.MX buatannya, yakni seri i.MX5X dan
i.MX6X. Pada 2012, prosesor Intel juga mulai muncul pada platform utama Android, misalnya pada telepon
seluler.
Beberapa komponen perangkat keras tidak diperlukan, namun sudah menjadi
standar di perangkat tertentu. Beberapa fitur awalnya dibutuhkan sebagai
persyaratan, namun kemudian ditiadakan. Setelah Android menjadi OS telepon
pintar, beberapa perangkat keras, seperti mikrofon, lambat laun berubah menjadi perangkat opsional. Selain itu,kamera ditetapkan sebagai perangkat wajib bagi ponsel-ponsel
Android. Perangkat Android menggabungkan berbagai komponen perangkat keras
opsional, termasuk kamera video, GPS, sensor orientasi
perangkat keras, kontrol permainan, akselerometer, giroskop, barometer,
magnetometer, sensor proksimitas, sensor tekanan, termometer, danlayar sentuh.
2.5 Macam - Macam /
Versi Android
·
Android Beta Android
Beta merupakan android versi pertama yang dirilis pada 5 November 2007
dan software developer’s kit (SDK) untuk android beta dirilis
pada 12 November 2007.
·
Android versi 1.0
(Astro) Android yang dirilis pada 23 September 2008. Sebenarnya Android versi
pertama ini akan dinamai dengan nama “Astro” tapi karena alasan hak
cipta dan trademark maka, nama “Astro” tidak jadi
disematkan pada versi pertama dari OS Android ini. HTC
Dream adalah ponsel pertama yang menggunakan OS ini.
·
Android versi 1.1
(Bender)
Pada 9 Februari 2009, Google merilis Android versi
1.1, versi Android kedua ini juga mengalami masalah
penamaan yang sama dengan versi pertamanya. Awalnya versi OS Android ini
dirilis untuk perangkat T-Mobile G1 saja. Versi ini merupakan update untuk
memperbaiki beberapa bugs, mengganti API dan menambahkan
beberapa fitur. Androidversi ini dilengkapi dengan pembaruan
estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian
suara), pengiriman pesan dengan G-mail, dan pemberitahuan e-mail.
·
Android versi 1.5
(Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan
menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan
versi 1.5 (Cupcake). Code name cupcake yang diawali dengan
huruf “C” karena merupakan versi ketiga dari Android. Pada cupcake
terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam
seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus
kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung
dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung
secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada
layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
·
Android versi 1.6
(Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses
pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator
dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang
memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan
galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan
Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak;
teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua
ponsel; pengadaan resolusi VWGA.
·
Android versi 2.0/2.1
(Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan
versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware,
peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru
dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk
kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google
melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer
apps – aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap
pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap
tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android,
semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka
kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah
ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam,
Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam
situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli,
contohnya oleh MySpace dan Facebook.
·
Android versi 2.2
(Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan.
Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain
dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2
sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang
dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering padabrowser,
pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot
portabel, dan kemampuan auto updatedalam aplikasi Android
Market.
·
Android versi 2.3
(Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan.
Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain
peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy
paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan
format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb,
equalization,headphone virtualization, dan bass boost),
dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan
dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
·
Android versi 3.0/3.1
(Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi
ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga
berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga
mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware)
untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola
Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan
segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad
Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk
pasar Indonesia pada Mei 2011.
·
Android versi 4.0
(ICS :Ice Cream Sandwich)
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan
menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan
data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial,
perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline,
dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.
Beberapa vendor telah me-realease android
versi ICS tersebut, biasanya HH android yang support adalah HH
dengan CPU 1GHz ke atas dan keluaran terbaru yang tidak lebih
dari 1 tahun, namun beberapa developer telah mengembangkan
sehingga ICS dapat digunakan oleh HH yang
tidak mendapat update dari official vendor.
·
Android versi 4.1
(Jelly Bean)
Android Jelly Bean yang diluncurkan pada acara Google I/O lalu
membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya
meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang
baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat.
Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang
diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada
waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui
informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga.OS Android Jelly
Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakniGoogle
Nexus 7.
·
Android versi 4.4
(KitKat)
Banyak orang yang menduga
bahwa android K akan diberi nama Key Lime Pie namun ternyata salah dan nama
sebenarnya adalah KitKat. Android Kitkat diluncurkan pada tanggal 31 Oktober
2013.
·
Android versi 5.0
(Lollipop)
Android Lolipop adalah
Android versi terbaru yang diluncurkan Google pada tanggal 15 Oktober 2014
2.6 Istilah pada Android
Bila kita pernah menemukan istilah yang berkaitan dengan Android namun kita
tak tahu artinya, maka inilah saatnya untuk kita mengetahuinya.
Berikut daftar istilah pada Android yang tersusun
beradasarkan abjad :
·
Android market : Tempat dimana kita
membeli aplikasi untuk
perangkat Android
·
Apex : Telepon segmen menengah keatas yang dibuat
oleh LG untuk US Cellular
·
.apk : Ekstensi file untuk aplikasi perangkat android
·
Android SDK : Paket starter yag berguna untuk pengembangan
aplikasi android
·
Apps2SD : Mekanisme untuk memindahkan data aplikasi dari
telepon ke memori card
·
Bootloader : Mode internal dalam perangkat yang membantu
dalam proses flashing
·
Bootloop : Keadaan dimana booting terhenti
dan tidak bisa
masuk ke layar depan
·
Build.prop : File konfigurasi hardware dan OS
Android
·
CWM Recovery : Aplikasi
yang dibuat oleh Koush, untuk mengatur
ROM di HP Android
·
DLNA : Singkatan dari Dynamic Living
Network Alliance,
yaitu metode untuk streaming data media
dari Hp
ke TV secara nirkabel
·
Flashing : Penggantian versi firmware, bisa
downgrade
atau upgrade tergantung pada ketersediaan
firmware perangkat itu. Flashing hanya
dilakukan
oleh advance user
·
Firmware : Versi dari system operasi. Contoh
(DXMA1 pada
galaxy y S5360)
·
Force close : Keadaan ketika aplikasi mendadak error
·
Kernel : Jembatan antara system operasi dan hardware
·
Odex : File yang berfungsi menghemat ruang
penyimpanan
·
Root : Proses merubah tingkatan dari user biasa menjadi
superuser atau seorang administrator dalam
OS
Widows
2.7 Definisi “ROOT” pada Android
Kata “Root” diambil dari bahasa inggris yang berarti akar, maka Root bisa
diartikan sebagai pengaksesan terhadap akar (pusat) system android sehingga
pengguna mendapatkan kekuasaan yang absolut terhadap handphone androidnya
seperti mengubah, menambah, mengurangi, bahkan merusak apa yang ada didalam
handphone.
Semua ada kekurangan dan kelebihannya, begitu Root ini dia punya beberapa
kelebihan dan kelebihan. Kalau dibandingkan, lebih sedikit madaratnya. Berikut
kelebihan dan kekurangannya :
Kelebihan:
·
Akses tak terbatas
terhadap system
·
Dapat memindahkan
instalasi aplikasi ke memory external
·
Dapat mengahapus
aplikasi bawaan vendor
·
Dapat melakukan backup
terhadap aplikasi
·
Dapat menginstal custom
rom
·
Mengoverclock CPU sehingga
kinerja menjadi optimal
Kekurangan:
·
Garansi HP hilang.
Semua vendor mau produk dari china sampai amerika, baik produk low end sampai
high end akan hilang garansi resminya, sebab pengguna telah mengutak atik
system sehingga vendor tidak mau bertanggung jawab bila rusak. Tapi ini bisa
diatasi denga cara mengunroot HP android.
·
Rentan terhadap virus
dan malware, biasanya ini terjadi apabila pengguna tidak teliti terhadap
aplikasi yang ingin diinstal serta tidak ada software antivirus terinstal di
HP. Tapi ini tergantung dari keadaan, buktinya HP yang belum di root pun sering
terjangkit virus.
2.8 Kelebihan dan
Kekurangan Android
Kelebihan Android :
·
Android bersifat terbuka, karena berbasis linux yang memang open
source jadi bisa dikembangkan oleh siapa saja.
·
Akses mudah ke Android
App Market : Pemilik android adalah orang yang gemar
utak atik handphone, dengan Google Android App Market anda
bisa men-download berbagai aplikasi dengan gratis.
·
Sistem Operasi Merakyat
: Ponsel Android, beda sekali dengan iOS yang
terbatas pada iphone dariApple, maka Android punya
banyak produsen hp China sampai yang terbaru Galaxy S
III , dengan gadgetandalan masing masing mulai HTC hingga Samsung.
·
Fasilitas penuh USB.
Anda bisa mengganti baterai, mass storage, diskdrive,
dan USB tethering
·
Home Screen Informatif, Mudah dalam hal notifikasi : sistem operasi ini bisa memberitahukan Anda
tentang adanya SMS, E-mail, atau bahkan artikel terbaru
dari RSS Reader. Bahkan anda tidak akan terlewat dalam hal misscall sekalipun
·
Mendukung semua layanan Google :
sistem operasi Android mendukung semua layanan dari googlemulai
dari Gmail sampai Google reader. semua layanan google bisa
anda miliki dengan satu sistem operasi yaitu Android.
·
Install ROM modifikasi : kita kadang mendapati ROM yang tidak
resmi. Maksudnya adalah versi yang telah rilis tidak sesuai dengan spesifikasi
ponsel kita, jalan terakhir kita adalah modifikasi. Jangan khawatir ada banyak custom
ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android, dan dijamin
tidak akan membahayakan perangkat anda.
·
Widget, dengan adanya Widget di homescreen, Anda
bisa dengan mudah mengakses berbagaisettin
g dengan cepat dan mudah.
·
Lebih banyak Model, Google telah
menjalin kerjasama dengan berbagai vendor hardware ternama
seperti Samsung, HTC, Motorola, Sony Ericsson dan
lain-lain, karena kerjasama inilah masyarakat dapat dengan leluasa memilih
model dari berbagai vendor.
·
Multi-Tasking, Android mampu menjalankan beberapa aplikasi sekaligus
yang tidak terbatas, baik aplikasi-aplikasi yang berasal dari bawaan sistem
atau tambahan dari Android Market.
·
Setting yang Mudah, Sistem Android memang diluncurkan demi
alasan kemudahan. Pengesetan ponsel berbasis OS ini untuk
keperluan sehari-hari sesuai keinginan dan aktivitas pribadi bisa dengan mudah
dilakukan. Pengesetan ini bisa dilakukan langsung dengan bantuan widget pada home
screen. Kamu juga bisa membuat shortcut khusus untuk setting tertentu
untuk dipasang di home screen.
Kekurangan/ Kelemahan Android :
·
Terhubung dengan
internet : Android bisa dibilang sangat memerlukan koneksi internet yang aktif.
Setidaknya harus ada koneksi internet GPRS di daerah anda,
agar perangkat siap untuk online sesuai dengan kebutuhan kita.
·
Perusahaan perangkat
kadang lambat mengeluarkan versi resmi dari Android milik anda. Meskipun kadang
tidak ada perbedaan mencolok dalam hal UI.
·
Android Market kurang kontrol dari pengelola, kadang masih terdapat malware.
·
Sebagai penyedia
layanan langsung, terkadang pengguna sangat sulit sekali terhubung dengan pihakGoogle.
·
Kadang sering terdapat
iklan : karena mudah dan gratis, kadang sering diboncengi iklan. Secara
tampilan memang tidak mengganggu kinerja aplikasi itu sendiri, karena memang
kadang berada di bagian atas atau bawah aplikasi.
·
Boros Baterai, ya
memang android lebih boros dibandingkan dengan OS yang lain.
hal ini karena memang OS ini banyak “process” di background yang
mengakibatkan baterai cepat habis.
·
Malware, Salah satu tingkat kelemahan yang paling mendasar adalah pada Android
Market yang masih belum maksimal dalam menjaga dan mengelola semua file aplikasi
dan game karena masih saja di temukan ada beberapa file aplikasi
atau game yang terinfeksi dengan virus, spyware dan malware.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Android memiliki kemudahan dalam penggunaanya,dan dinilai sebagai sistem
operasi yang dapat bekerja dengan stabil,cepat dan kuat untuk semua aplikasi.
Bisa di bilang Android merupakan sistem operasinya orang yang
gemar utak atik handphone karena dengan Google Android
App Market anda bisa men-download berbagai aplikasi dengan
gratis.Android juga merupakan salah satu sistem operasi yang kaya
manfaat di indonesia. Tetapi masyarakat di indonesia belum begitu mengetahui
tentang manfaat android bagi kehidupan sehari-hari. Oleh
karena itu mari kita menggunakan sistem operasi android agar
banyak orang memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari.Tentunya ini
menjadikan pilihan bagi kamu yang menginginkan kemudahan komputasi dalam satu
genggaman,bayangkan jika kamu dapat menggunakan ponsel dengan kemampuan sebuah PC.
3.2 Saran
Kami menyarankan anda untuk menggunakan sistem operasi Android,
karena sistem operasi Android merupakan sistem operasi yang
merakyat dengan setting yang mudah. Android juga
bisa dikembangkan sendiri dengan menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk
digunakan oleh bermacam piranti bergerak.
DAFTAR PUSTAKA
·
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_versi_Android